MENU

Jalan-jalan Singapura Part #1: Tiket Pesawat dan Hotel

Ini tidak bisa disebut sebagai jalan-jalan sih sebenarnya karena tujuan utamanya adalah menghadiri APAC Microsoft Partner Summit di Marina Bay One, Singapura. PT Cipta Gadhing Artha, perusahaan yang saya dirikan bersama teman, mendapat undangan untuk mengikuti event tersebut karena kami merupakan salah satu partner Microsoft di Indonesia.

Tiket Pesawat Ekonomis

Event tersebut diadakan pada tanggal 2-3 April 2019, tinggal seminggu lagi, maka segera saya cek harga tiket penerbangan dari Semarang ke Singapura. Lumayan kaget ketika cek harga tiket, dari yang biasanya hanya 800rb an, sekarang (Maret 2019) naik jadi 1,4jt an, belum termasuk tarif bagasinya. Saya tidak mau boros di tiket penerbangan, pencarian saya lanjutkan dengan mencari alternatif penerbangan yang lebih masuk akal (baca: murah).

Akhirnya penerbangan saya atur dengan 2 penerbangan, SRG - CGK dengan tarif 430rb via Lion Air dan lanjut dengan CGK - Changi mendapat harga 450rb via Scoot. Bagi beberapa orang, Scoot mungkin masih asing di telinga, termasuk saya. Ketika mau mulai check out membayar tiket saya sempat ragu apakah armada ini aman dan nyaman atau tidak. Akhirnya saya memutuskan untuk menunda pembelian dengan mencari informasi mengenai armada ini. 

Ternyata Scoot adalah anak dari Singapore airlines, maskapai berbiaya rendah yang berkantor pusat di Singapura. Maskapai ini menggunakan pesawat Boeing 777 yang menjanjikan kenyamanan selama penerbangan. Membaca berbagai review yang bagus mengenai armada ini akhirnya saya memutuskan untuk membayar tiketnya. Senang masalah tiket berangkat pulang sudah beres.

Hotel Ekonomis

Tiket penerbangan sudah beres, sekarang waktunya hunting hotel yang murah dan nyaman. Singapura terkenal dengan hotelnya yang mahal, sedikit lebih mahal dibanding di Malaysia atau Indonesia.

Karena saya berangkat sendiri, saya memutuskan untuk mencoba hotel di 3 kampung: kampung glam, little india dan China Town. 3 hari saya disana akan diisi oleh 3 nuansa yang berbeda, itu harapan saya.

Hari pertama saya berencana menginap di hotel kapsul di Kampung Glam, pilihan jatuh di Capsule Hotel Kampung Glam. Kampung Glam adalah perkampungan Arab, jadi di kampung ini tentu ada banyak makanan halal yang bisa saya coba di hari pertama saya tiba di Singapura.

Hari kedua saya ambil hotel di Little India, daerah perkampungan India yang yang seru dan eksotis di malam hari. Saya sudah menyiapkan daftar makanan India yang perlu saya coba di kampung ini, semoga keturutan.

Hari terakhir saya menginap di China Town, hotel kapsul lagi. Disini katanya disebut sebagai People's Park, dimana pusat perbelanjaan dan barang yang ditawarkan sangat murah. Saya tidak ingin belanja apa-apa sih, mengingat saya tidak membeli bagasi tambahan untuk penerbangan pulang.

KOMENTAR